Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Mei 2013

DOA TERHINDAR DARI KESUSAHAN DAN HUTANG

Assalamualaikum Wr. Wb.


Assalamualaikum wr.wb. . Sahabat ku yang tercinta pada kesempatan ini Awan ingin berbagi salah satu doa yang mungkin akan berguna di saat kita sedang dalam kesusahan dan sedang dililit hutang..

Doa nya tidak terlalu panjang.. tetapi memiliki makna yang cukup dalam.. Senantiasa diamalkan setelah Shalat wajib atau Shalat Sunnah ( Dhuha, Tahajud, dll )
Semoga dapat membantu Sahabat Awan..

Insya Allah seandainya kita mengamalkannya dengan ikhlas semua masalah akan segera terlalui dan semua hutang kita terlunasi..

Doa Agar Terhindar dari Kesusahan Dan Hutang

Allaahumma Innii' A'uudzu bika minal-Hammi wal-Hazani, wa A'uudzu bika minal 'Ajzi wal Kasali, wa A'uudzu bika minal-Jubni wal-Bukhli, wa A'uudzu bika min-Ghalabatid-Daini wa Qahrir-Rijaal.

Artinya :
Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari kekuasaan dan kedudukan, dari lemah kemauan dan rasa malas, dari sifat pengecut dan bakhil dari banyak hutang dan kezaliman manusia ..

 Tips berdoa : jika ingin cepat dikabulkan maka berdoalah yang sama persis kepada saudara kita yang sesama muslim, misal " kabulkanlah hajatku ya Allah, kabulkanlah juga hajat saudara muslim hamba yang berdoa kepadaMu"


Waalaikum salam Wr. Wb.

Kamis, 28 Maret 2013

Doa dihilangkan dari Sifat Tamak dan Kikir


Sahabat. Awan ingin berbagi do’a sederhana yang jaami’ (singkat dan syarat makna) yang sudah sepatutnya kita menghafalkannya karena amat bermanfaat. Do’a ini berisi permintaan agar kita terhindar dari penyakit hati yaitu ‘syuh’ (pelit lagi tamak) yang merupakan penyakit yang amat berbahaya. Penyakit tersebut membuat kita tidak pernah puas dengan pemberian dan nikmat Allah Ta’ala, dan dapat mengantarkan pada kerusakan lainnya. Do’a ini kami ambil dari buku “Ad Du’aa’ min Al Kitab wa As Sunnah” yang disusun oleh Syaikh Dr. Sa’id bin Wahf Al Qohthoni hafizhohullah.

Do’a tersebut adalah,


اللَّهُمَّ قِنِي شُحَّ نَفْسِي وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُفْلِحِينَ

“Allahumma qinii syuhha nafsii, waj’alnii minal muflihiin” 

(Ya Allah, hilangkanlah dariku sifat pelit(lagi tamak), dan jadikanlah aku orang-orang yang beruntung).

Do’a ini diambil dari firman Allah Ta’ala dalam surat Ath Taghobun ayat 16,


وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

Kosakata
“الشح” berarti bakhl (pelit) lagi hirsh (tamak/ rakus). Sifat inilah yang sudah jadi tabiat manusia sebagaimana Allah berfirman,

وَأُحْضِرَتِ الأنْفُسُ الشُّحَّ

“Walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir.” (QS. An Nisa’: 128)

“الفلاح” artinya beruntung dan menggapai harapan. Yang dimaksudkan al falah (beruntung/menang) ada dua macam yaitu al falah di dunia dan di akhirat. Di dunia yaitu dengan memperoleh kebahagiaan dengan hidup yang menyenangkan. Sedangkan kebahagiaan di akhirat yang paling tinggi adalah mendapat surga Allah.

Kandungan Do’a
Do’a ini berisi hal meminta berlindung dari sifat-sifat jelek yang biasa menimpa manusia yaitu penyakit “syuh” yakni pelit dan tamak pada dunia. Orang yang memiliki sifat jelek ini akan terlalu bergantung pada harta sehingga enggan untuk berinfak atau mengeluarkan hartanya di jalan yang wajib atau pun di jalan yang disunnahkan. Bahkan sifat “syuh” ini dapat mengantarkan pada pertumpahan darah, menghalalkan yang haram, berbuat zholim, dan berbuat fujur (tindak maksiat). Sifat ini “syuh” ini benar-benar akan mengantarkan pada kejelekan, bahkan kehancuran di dunia dan akhirat. Oleh karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan adanya penyakit “syuh” ini dan beliau menjelaskan bahwa penyakit itulah sebab kehancuran. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,


وَإِيَّاكُمْ وَالشُّحَّ، فَإِنَّ الشُّحَّ أَهْلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ: أَمَرَهُمْ بِالْقَطِيعَةِ فَقَطَعُوا، وَأَمَرَهُمْ بِالْبُخْلِ فَبَخِلُوا، وَأَمَرَهُمْ بِالْفُجُورِ فَفَجَرُوا
“Waspadalah dengan sifat ‘syuh’ (tamak lagi pelit) karena sifat ‘syuh’ yang membinasakan orang-orang sebelum kalian. Sifat itu memerintahkan mereka untuk bersifat bakhil (pelit), maka mereka pun bersifat bakhil. Sifat itu memerintahkan mereka untuk memutuskan hubungan kekerabatan, maka mereka pun memutuskan hubungan kekerabatan. Dan Sifat itu memerintahkan mereka berbuat dosa, maka mereka pun berbuat dosa” (HR. Ahmad 2/195. Dikatakan Shohih oleh Syaikh Al Arnauth)

Sufyan Ats Tsauri pernah mengatakan, “Aku pernah melakukan thowaf mengelilingi Ka’bah. Kemudian aku melihat seseorang berdo’a ‘Allahumma qinii syuhha nafsii’, dia tidak menambah lebih dari itu. Kemudian aku katakan padanya, ‘Jika saja diriku terselamatkan dari sifat ‘syuh’, tentu aku tidak akan mencuri harta orang, aku tidak akan berzina dan aku tidak akan melakukan maksiat lainnya’. Laki-laki yang berdo’a tadi ternyata adalah ‘Abdurrahman bin ‘Auf, seorang sahabat yang mulia. (Dibawakan oleh Ibnu Katsir pada tafsir Surat Al Hasyr ayat 10).

Lalu bagian do’a yang terakhir,


وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُفْلِحِينَ

“Waj’alnii minal muflihiin” 

(Ya Allah, dan jadikanlah aku orang-orang yang beruntung). Maksud do’a ini adalahb jadikanlah orang-orang yang beruntung di dunia dan akhirat. Jika ia telah mendapakan hal ini, itu berarti ia telah mendapatkan seluruh permintaan dan selamat dari segala derita.
[Tulisan ini disarikan dari kitab “Syarh Ad Du’a minal Kitab was Sunnah lisy Syaikh Sa’id bin Wahf Al Qohthoni” Pensyarh: Mahir bin ‘Abdul Humaid bin Muqoddam]

Selasa, 26 Maret 2013

Doa Sebelum Dan Sesudah Bekerja


Assalamu 'alaikum wr. wb.

 Sahabat, Berikut awan share do’a sebelum dan sesudah bekerja agar pekerjaan yang akan dan telah kita lakukan mendapat ridho Alloh SWT dan menjadi pahala bagi kita. Amin…

Do’a Sebelum Bekerja :

 Allohumma inni as aluka min khoiri haazal ‘amali wa khoiri maa fiihi. Wa a’udzubika min syarri haadzal’amali wa syarri maa fiihi. innaka ‘alaa kulli syaiin qodiir.

 Artinya :
 ” Ya Alloh, aku memohon pada Mu kebaikan pekerjaan ini dan segala kebaikan yang ada di dalamnya dan aku berlindung pada Mu daripada keburukan pekerjaan ini dan segala keburukan yang ada di dalamnya. Sesungguhnya di atas segala sesuatu itu, Engkaulah yang Maha Berkuasa menentukannya”. Amin…

 Do’a Setelah Bekerja :

Allohumma innii astaudi’uka ‘amali wa nafsii wa tawwakkaltu ‘alalloh.

 Artinya :
“Ya Alloh, Aku serahkan pada Mu pekerjaanku dan jiwa ragaku dan aku bertawakkal kepada Engkau ya Alloh”. Amin…

 -( Usahakan sebelum dan sesudah bekerja kita membaca do’a dahulu )-

 Waalaikum salam wr. wb.